Hasil Indonesia vs Thailand, Skor Akhir 0-0 Kualifikasi AFC

Score Hasil Timnas U-22 Indonesia vs Thailand. Skor Akhir kualifikasi Piala Asia U-23 edisi 2018 malam ini (23/07/2017). Siaran langsung Timnas U-22 Indonesia vs Thailand live stream di MNC TV dari Supachalassai National Stadium, Bangkok, dalam game ke-3 AFC U-23 2018 2017. Kick-off Timnas U-22 Indonesia vs Thailand dimulai pada jam 19:00 WIB.

Hasil skor Timnas U-22 Indonesia vs Thailand, kualifikasi Piala Asia U-23 edisi 2018 2016/17 game ke-3. Bagaimana hasil skor sementara dan skor akhir Timnas U-22 Indonesia vs Thailand, Minggu 23 Juli 2017 malam ini? Hasil pertandingan Timnas U-22 Indonesia vs Thailand live score akan update disini. Sedangkan live streaming, ikuti link yang telah disediakan.

Susunan line up 11 pemain awal Indonesia vs Thailand :

Timnas Indonesia (4-4-2): Kartika Ajie; Ricky Fajrin, Bagas Adi Nugroho, Hansamu Yama (C), Gavin Kwan Adsit; Osvaldo Haay, Evan Dimas, Muhammad Hargianto, Febri Hariyadi; Yabes Roni, Septian David Maulana.

Timnas Thailand: Nont Muangngam (GK), Saringkan Promsupa, Shinnaphat Leeaoh, Rattanakorn Maikami, Suriya Singmui, Worachit Kanitsribumphen, Nopphon Phonkam, Chaiyawat Buran, Phitiwat Sookjitthammakul, Sasalak Haiprakhon, Chenrop Samphaodi.

Pertandingan ‘rasa final’ Indonesia vs Thailand malam hari ini cukup terganggu dengan hujan deras yang mengguyur saat pertandingan baru berjalan sekitar 5 menit. Kedua tim tampil disiplin, namun belum tercipta serangan-serangan tajam baik dari kubu Indonesia maupun Thailand.

Rapatnya pertahanan Indonesia menyulitkan tim Thailand. Sebaliknya, lini serang Garuda Muda belum mencapai bentuk terbaiknya dengan strategi penjagaan dua pemain bek yang nyaris selalu mengurung striker Indonesia.

Hingga menit ke-26 kedua tim belum berhasil mencetak gol. Bahkan hujan semakin deras membuat air mulai menggenangi lapangan sehingga kedua tim sulit mengontrol bola. Di menit ke-32 nyaris Thailand berhasil mencetak gol perdana, namun kiper Kartika Ajie mampu menyelamatkan gawangnya dengan baik.

Seorang pemain Thailand diganti setelah mengalami cedera, namun beberapa menit kemudian giliran Febri Hariyadi yang terjatuh. Di menit ke-40 Indonesia mendapat peluang setelah Septian David Maulana mendapatkan bola liar, sayang tembakkan bolanya melambung di atas gawang.

Di menit ke-41 kembali gawang Indonesia terancam. Dengan akurat kiper Kartika Ajie berhasil menangkap bola. Di menit ke-44 Indonesia mendapat peluang emas hasil kerjasama Febri Hariyadi yang memberikan umpan kepada Yabes Roni, sayang kiper Thailand lebih dahulu dapat mengamankan bola. Skor 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama.

Babak kedua dimulai dengan kondisi lapangan yang sedikit lebih baik. Namun di menit-menit awal Thailand langsung menekan Indonesia dengan menciptakan setidaknya 2 peluang emas lewat sundulan dari Chenrop Samphaodi dan Sittichok Kannoo. Namun lini pertahanan Timnas Indonesia serta kepiawaian kiper Kartika Ajie masih mampu menggagalkan upaya Thailand

Di menit ke-50 Febri Hariyadi kembali berhasil menciptakan peluang. Melalui sisi kanan gawang, Febri berlari kencang, menciptakan umpan silang namun… tidak ada yang menyambutnya.

Luis Milla melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Marinus Wanewar menggantikan Septian David Maulana di menit ke-51. Pergantian pemain ini cukup memberikan warna baru bagi skuad Garuda Muda, membuat lini serang tampak lebih bergairah.

Menit ke-56, Febri Hariyadi mendapatkan kartu kuning setelah menjegal pemain Thailand. Namun Indonesia mulai lebih berani menekan Thailand. Sementara itu hujan masih turun membasahi lapangan.

Nyariissss! Di menit ke-62 kerjasama antara Marinus dan Osvaldo nyaris mencetak gol perdana untuk keunggulan Indonesia. Sayang tendangan Osvaldo yang mendapat umpan sundulan dari Marinus masih sangat tipis melewati sisi kanan gawang Thailand.

Menit ke-64 Marinus mendapatkan kartu kuning. Menit ke-66 Hansamu Yama memperoleh kartu kuning. Menit ke-69 giliran Hargianto yang mendapat kartu kuning.

Menit ke-71 Yabes Roni keluar, digantikan Saddil Ramdani. Beberapa menit sebelumnya Gavin Kwan sempat terjatuh akibat jegalan keras saat berebut bola bersama dua pemain Thailand.

Timnas Indonesia kini terus menekan, menggulirkan serangan-serangan tajam ke gawang Thailand. Nopphon Phonkam mendapat kartu kuning di menit ke-73.

Thailand memperketat pertahanan setelah Timnas Indonesia tidak henti-henti melakukan tekanan. Bahkan pemain lini tengah pun turut membantu pertahanan. Skor 0-0 masih bertahan hingga 10 menit jelang akhir pertandingan.

Menit ke-84 Indonesia nyaris menciptakan gol melalui umpan Saddil. Sayangnya kiper Thailand berhasil mengamankan bola terlebih dahulu sebelum Marinus dapat menyambut bola.

Dua menit kemudian kembali Indonesia mendapatkan momentum lewat serangan balik. Osvaldo melesat cepat ke depan, namun bola berhasil dihalau bek Thailand hingga menghasilkan tendangan sudut.

Andy Setyo mendapat kartu kuning di menit ke-89. Skor akhir Indonesia vs Thailand 0-0.

Kabar Timnas U-22 Indonesia vs Thailand sebelum bertanding. 

Pelatih Mongolia, Hans Michael Weiss, memuji Timnas U-22 Indonesia sebagai tim yang kuat dan berkualitas setelah tim asuhannya harus menelan kekalahan telak lewat 7 gol tanpa balas. “Timnas Indonesia sangat kuat. Mereka memiliki pemain-pemain dengan kualitas yang bagus. Kami harus mengakui ini. Kami telah sudah berusaha sekuat tenaga saat bermain,” puji Weiss.

Namun untuk menghadapi Thailand, Evan Dimas mengaku bahwa tim-nya harus memiliki semangat yang berlipat. Pasalnya, Thailand kerap merepotkan Timnas Indonesia dalam beberapa pertemuan head to head, termasuk ketika berhasil merebut gelar juara Piala AFF 2016 saat bertemu dengan Indonesia.

“Saya tidak menyaksikan permainan Thailand melawan Malaysia. Namun, kami harus kerja keras lagi saat lawan Thailand. Semangat juga harus berlipat,” tutur Evan Dimas. Di game ke-2 saat menghadapi Mongolia, Evan menjadi salah satu pemain yang terlibat dalam susunan line up 11 pemain awal setelah sebelumnya absen dalam starting XI ketika menghadapi Malaysia.

Senada dengan Evan, Hansamu Yama Pranata juga menyadari bahwa skuad The War Elephants memiliki kualitas pemain yang bagus. Namun, pemain bek tersebut bertekad untuk menaklukkan Thailand untuk memenuhi ‘misi balas dendam’. Dirinya merupakan salah satu bagian dari Timnas senior Indonesia di babak final Piala AFF 2016 yang dimenangkan Thailand atas Indonesia dengan skor agregat 3-2.

“Duel ini pertandingan yang ditunggu-tunggu. Saya ingin membalas dendam setelah timnas kalah di Rajamangala. Jadi, kami harus menang,” tekadnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *